BINTANG
Hei bintang,…
Aku menyapamu, apakah kau mendengarku?
Oh, angin tak menyampaikannya padamu?
Aku menyapamu, apakah kau mendengarku?
Oh, angin tak menyampaikannya padamu?
Kukirim seikat mawar, juga melati
Tapi aku baru sadar kau telah mempunyai taman penuh wangi bunga
Tapi aku baru sadar kau telah mempunyai taman penuh wangi bunga
Lalu aku harus memberimu apa?
Hatiku sudah menjadi miliknya
Sebenarnya aku ingin bersamamu di sana
Memandangi kehidupan dari langit tempatmu berada
Hatiku sudah menjadi miliknya
Sebenarnya aku ingin bersamamu di sana
Memandangi kehidupan dari langit tempatmu berada
Tapi kau tahu ‘kan aku tak memiliki sayap
kau tak pernah mengirimkannya kepadaku
Melihatmu saja aku sudah cukup bahagia
Kebahagiaanmu adalah memancarkan cahaya dan aku merasakannya
kau tak pernah mengirimkannya kepadaku
Melihatmu saja aku sudah cukup bahagia
Kebahagiaanmu adalah memancarkan cahaya dan aku merasakannya
Teruslah berpijar karena malam belum usai
Teruslah tersenyum dan hamparkan keceriaanmu malam ini
Aku cukup memandangimu dari sini
Teruslah tersenyum dan hamparkan keceriaanmu malam ini
Aku cukup memandangimu dari sini
Kini aku merengkuhmu
Setangkai bintang putih yang dulu melekat di rambutmu
Biarlah langit memilikimu
Tapi yang kutahu kau tak bisa bersinar tanpaku
Setangkai bintang putih yang dulu melekat di rambutmu
Biarlah langit memilikimu
Tapi yang kutahu kau tak bisa bersinar tanpaku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar